DRUG ONLINE STORE
OBAT HAID
CATATAN :
BERHUBUNG BANYAKNYA TELPON DAN SMS YANG MENANYAKAN SEPUTAR FUNGSI OBAT CYTOTEC , GASTRUL YANG KANDUNGAN ISINYA MISOPROSTOL SILAHKAN DIBUKA:http://en.wikipedia.org/wiki/Misoprostol ATAU ANDA BISA MEMBACA DI BUKU ISO FARMAKOTERAPI DAN BUKU IIMS BISA DI DAPATKAN DI TOKO BUKU YANG MENJUAL KHUSUS BUKU FARMASI ATAU BISA DI KETERANGAN DIBAWAH!
Sehubungan banyaknya permintaan agar kami menyediakan cytotec dan gastrul tablet maka kami sediakan:
ABORSI AMAN DENGAN MISOPROSTOL
Penggunaan
misoprostol sebagai metode aborsi memiliki kemungkinan berhasil 80-90%
berdasarkan hasil riset Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Perempuan
yang merasa yakin ingin mengakhiri kehamilannya dan tidak memiliki
cara lain disarankan mempelajari instruksi ini dengan cermat. Sebaiknya
petunjuk penggunaan misoprostol didiskusikan bersama seorang teman
supaya dapat memahami dengan lebih baik.
Misprostol
menyebabkan kontraksi pada rahim sehingga mendorong keluar janin.
Proses berlangsungnya aborsi mirip dengan proses keguguran spontan,
begitupun resiko yang ditimbukan. 10 % dari total kehamilan terjadi
keguguran spontan.
Hal Yang Perlu Diperhatikan
Jangan lakukan sendirian
Saat
melakukan aborsi sebaiknya didampingi oleh orang terdekat; seperti
pasangan, teman, atau saudara yang tahu mengenai persoalan aborsi dan
dapat menolong andaikata terjadi komplikasi. Jika mulai terjadi
pendarahan, pendamping harus bisa dihubungi agar dapat memberikan
pertolongan saat dibutuhkan.
Jangan melakukan metode aborsi ini sendiri jika kehamilan lebih dari 12 minggu
Kehamilan
usia 12 minggu artinya 84 hari setelah hari pertama menstruasi
terakhir. Seseorang dapat menghitung usia kehamilan dimulai dari hari
pertama menstruasi terakhir hingga hari saat menghitung. Jika seorang
perempuan merasa usia kehamilannya, atau hasil USG menunjukkan lebih
dari 12 minggu, maka ia tidak boleh aborsi sendiri.
Misoprostol
dapat digunakan tanpa pengawasan tenaga medis jika seorang perempuan
tidak memiliki riwayat penyakit berat atau memakai IUD.
Metode
aborsi ini biasanya tidak menyebabkan kontraindikasi/efek samping.
Penyakit seperti anemia berat, dapat menyebabkan pendarahan. Umumnya
masalah kesehatan seperti penyakit berat membolehkan seseorang untuk
menjalani aborsi, bahkan di negara-negara yang memiliki aturan ketat.
Jika
ada resiko IMS seperti klamidia atau gonorea segera periksakan ke
dokter untuk diobati. Perempuan HIV bisa menggunakan misoprostol dengan
aman, tapi kemungkinan anemia dan IMS sedikit lebih besar. Oleh
karenanya, misoprostol sebaiknya dikombinasi dengan antibiotik. Namun,
misoprostol tidak boleh digunakan jika ada kemungkinan hamil anggur
(diluar kandungan). Dokter biasanya akan menangani kondisi ini meski
suatu negara melarang aborsi. Misoprostol tidak bisa digunakan untuk
kondisi hamil anggur.
Misoprostol juga tidak bisa digunakan jika perempuan memakai kontrasepsi IUD atau alergi terhadap misoprostol.
Metode aborsi adalah pilihan yang harus dibuat sendiri oleh seorang perempuan tanpa ada paksaan.
Reaksi yang ditimbulkan Misoprostol
Setelah meminum dosis pertama biasanya perempuan akan mengalami hal-hal sbb:
Demam dan nyeri untuk persiapan ,siapkan sejenis paracetamol tablet
Rasa mual, muntah, dan diare, kadang beberapa perempuan juga mengalami demam dan menggigil.
Pendarahan
dimulai kurang lebih 4 jam setelah meminum misoprostol, tapi bisa juga
lebih lama. Pendarahan adalah tanda awal proses aborsi dimulai. Jika
lancar, pendarahan dan kram akan menjadi lebih parah. Pendarahan akan
lebih sering dan banyak daripada saat menstruasi. Pada kondisi demikian
mungkin juga keluar gumpalan darah. Semakin lama usia kehamilan,
semakin berat pendarahan dan kram yang dialami. Setelah satu atau dua
minggu paska aborsi, kondisi ini akan mulai berkurang. Menstruasi
biasanya akan datang setelah empat sampai enam minggu.
Apabila
proses aborsi sudah selesai, pendarahan dan kram akan berkurang.
Proses aborsi sendiri bisa diketahui dari puncak pendarahan ditandai
dengan kehilangan banyak darah dan seringnya kram dan rasa nyeri
terjadi. Kantung kehamilan kecil beserta jaringannya bisa terbawa
keluar tergantung usia kehamilan. Contohnya, jika usia kehamilan antara
5-6 minggu maka kantung kehamilan tidak akan ikut keluar. Setelah 9
minggu, kantung dan janin keluar bersama dengan darah. Antara 9-12
minggu resiko komplikasi lebih besar.
Jika
tidak terjadi pendarahan setelah meminum dosis ketiga itu berarti
aborsi belum berhasil. Metode yang sama boleh diulangi beberapa hari
Kapankah Harus Menghubungi Dokter atau RS?
Jika
terjadi pendarahan berat hingga lebih dari 2-3 jam dan menggunakan
lebih dari 2 pembalut per jam (atau darah mengalir deras seperti air
keran yang terbuka). Mengalami pusing atau badan terasa ringan adalah
tanda-tanda kehilangan banyak darah sehingga dapat membahayakan
kesehatan, namun kasus ini jarang ditemukan (kurang dari 1%).
Jika nyeri berat terus berlangsung dalam beberapa hari setelah meminum misoprostol.
Jika mengalami keputihan yang berbau menyengat.
Ji mengalami demam lebih dari 38 derajat celcius (100o Fahrenheit) selama lebih dari 24 jam, atau jika demam lebih dari 39 derajat celcius (102o F) selama lebih dari 24 jam.
Pengobatan
untuk komplikasi akibat misoprostol sama dengan kasus keguguran.
Apabila ada masalah yang muncul, maka pergilah ke dokter atau RS dan
nyatakan bahwa itu adalah keguguran. Dokter akan mengobatinya seperti
jika terjadi keguguran spontan dan tidak akan pernah tahu bahwa hal itu
disebabkan misoprostol. Perawatan yang akan diberikan berupa kuret
dimana dokter akan membersihkan isi rahim. Sudah menjadi kewajiban bagi
semua dokter untuk memberi pertolongan apapun kasusnya.
Beberapa
perempuan mengalami pendarahan meski ia tidak aborsi, sehingga penting
untuk memastikan bahwa aborsi benar-benar sudah terlaksana. Dibutuhkan
waktu sekitar 3-4 minggu sampai hasil tes kehamilan menjadi negatif.
Bila memungkinkan, lebih baik dilakukan USG seminggu setelah aborsi
untuk memastikan rahim telah bersih. Keberhasilan aborsi juga ditandai
dengan menghilangnya gejala-gejala hamil dan tidak lagi terasa
kehamilannya.
Kemungkinan
misoprostol gagal menyelesaikan aborsi adalah sekitar 10-20%. Apabila
metode ini gagal dan kehamilan masih berlangsung (terjadi pada 6% dari
total kasus), maka cara yang sama bisa diulang setelah beberapa hari.
Namun, perlu diketahui bahwa kemungkinan gagal selalu ada.
Apabila
kehamilan dilanjutkan, misoprostol kecil kemungkinan menyebabkan cacat
lahir seperti cacat di kaki ataupun tangan dan masalah dengan saraf
jabang bayi.
Setelah Menggunakan Misoprostol
Lima
hari setelah aborsi tidak ada benda apa pun yang boleh masuk ke dalam
vagina, tidak pula berhubungan seks karena meningkatkan resiko infeksi.
Perempuan bisa hamil lagi bahkan setelah aborsi! Disarankan untuk
memilih metode kontrasepsi yang efektif mencegah kehamilan tidak
direncanakan.
LAKUKAN
KONSULTASI TERLEBIH DAHULU SEBELUM MENGGUNAKAN MISOPROSTOL. PENGGUNAAN
MISOPROSTOL HARUS DENGAN PENGAWASAN KONSELOR ATAU DOKTER. HUBUNGI
KONSELOR KAMI UNTUK KONSULTASI.
Untuk Hotline layanan kami : 089693631694
Tidak ada komentar:
Posting Komentar